Polsek Karangan Amankan Upacara 1 Oktober Hingga Usai

Polres Trenggalek – Sebanyak 8 personil dari Polsek Karangan Polres Trenggalek. melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka upacara peringatan hari Kesakitan Pancasila 1 Oktober tahun 2019 yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Karangan.diikuti oleh ratusan peserta upacara terdiri dari ASN se Kecamatan Karangan, PPDI (Persatuan perangkat Desa Indonesia), siswa-siswi SD, SMP dan SMA perwakilan dari masing-masing sekolah se Kecamatan Karangan. selasa (01/10/19).

Dalam upacara tersebut yang bertindak selaku inspektur upacara adalah Danramil Karangan Kapten Infantri,Wawan Irawan, Perwira upacara Pelda, Rianto, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada  Babinsa Desa Sukowetan Serma Untung. Dalam upacara tersebut juga di hadiri oleh para tamu undangan yang antara lain, Wakapolsek Karangan Polres Trenggalek Iptu Mujiono SH,Camat Karangan Sholikin SIP MSi Danramil Karangan Kapten Infantri Wawan Iriawan,Imam Masbudi, S.Ag (Kepala KUA Kec. Karangan), Sutikno.SPd ( Ketua PGRI Karangan ).

Kapolsek Karangan Polres Trenggalek AKP Sutrisno S.H melalui Wakapolsek Karangan Iptu Mujiono SH, saat dikonfirmasi usai pelaksanaan upacara menerangkan bahwa, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan suatu momen untuk mengenang kembali tentang sejarah bangsa Indonesia dan pelajaran yang dapat kita ambil adalah meskipun berulang kali ada upaya mengganti Pancasila sebagai Dasar Negara, namun tidak ada yang berhasil dan Pancasila sampai saat ini tetap berdiri tegak sebagai dasar dan falsafah negara kita ini.

“Pada saat ini Indonesia mengalami banyak ujian, bukan saja dari luar tetapi dari anak bangsa sendiri.The founding father Indonesia telah sepakat menjadikan Pancasila sebagai pemersatu dari karagaman suku, adat dan budaya sebagaimana tercantum dalam Bhineka Tunggal Ika, oleh sebab itu sudah menjadi tugas kita bersama sama untuk menjaga Pancasila, kita tidak hanya menghafal saja tetapi kita juga harus mengamalkan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Iptu Mujiono.

“Kita sebagai generasi penerus bangsa, wajib untuk memegang teguh Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah serta kita jangan sekali-kali memberi ruang bagi ideologi lain tumbuh dan berkembang di negara kita ini, jangan ada sedikitpun kelompok yang ingin mengganti Pancasila,NKRI Harga Mati,”Tegas Iptu Mujiono, dengan nada penuh semangat.