Nekat, Polwan Ini Turun Tangan Bantu Angkat Genteng

Polres Trenggalek – Bagi warga Desa Sukorame Gandusari nama Polwan satu ini sudah tak asing lagi ditelinga. Ya, siapa lagi kalau bukan Bripka Yohanita Rahmawati, S.H.. atau yang lebih dikenal dengan sapaan Nita.

Mantan penyidik pembantu pada unit PPA Satreskrim Polres Trenggalek ini memang sudah beberapa tahun terakhir menjabat sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa Sukorame kecamatan Gandusari Trenggalek.

Meskipun seorang Polwan dan ibu dari seorang putri ini, tapi jangan salah, Bripka Yohanita ini tak kalah dengan Bhabinkamtibmas lainnya. Ia banyak menghabisakan waktunya untuk bertatap muka langsung dengan warga desa Sukorame. Bahkan tak jarang ia pun turun tangan membantu apapun saat tenaga dan pikirannya di butuhkan warga.

Seperti yang terlihat siang ini, Bripka Yohanita tertangkap kamera sedang membantu warga yang bergotong royong merenovasi sebuah Masjid yang terletak di Dusun Jungke Desa Sukorame. Walapun seorang wanita, Bripka Yohanita tak mau sekedar berpangku tangan. Ia ikut serta bersama warga mengangkat dan memindahkan genteng Masjid.

Tak hanya itu saja, Bripka Yohanita juga kerap mendatangi para petani untuk membantu panen atau bergumul dengan lumpur saat ada warga kerja bakti bersih-bersih sungai dan lingkungan. Ia seperti tak peduli bahwa apa yang dilakukannya adalah pekerjaan yang kebanyakan dilakukan oleh pria.

“Ya ndak papa to, sepanjang kita mampu ya kenapa ndak dilakukan. Toh ini juga untuk kepentingan bersama” Ujar Bripka Yohanita dengan logat jawanya yang kental.

Menurutnya, tugas menjadi seorang Bhabinkamtibmas bukanlah perkara mudah tetapi juga bukan hal yang sulit. Pekerjaan apapun akan menjadi ringan jika dilandasi dengan rasa keikhlasan bukan sekadar menggugurkan kewajiban saja.

“Tugas Bhabinkamtibmas itu cukup komplek. Ya motivator, ya dinamisator, ya pendamping bahkan harus mampu menjadi problem solver saat ada masalah di tengah masyarakat.” Imbuhnya

Masih kata Bripka Yohanita, sebagai seorang Bhabinkamtibmas pihaknya harus benar-benar mengenal wilayah desa binaannya. Baik masyarakat, geografis maupun kerawanannya. Itulah mengapa, pihaknya lebih banyak berada di desa daripada di kantor Polsek yang menanunginya..

“Jam 6 melaksanakan pos padat pagi, lanjut ikut apel dulu di Polsek. Habis itu langsung ke desa binaan. Kecuali memang ada instruksi atau perintah khusus seperti tugas pengamanan ataupun kegiatan lain.” Ujar Bripka Yohanita.

Disinggung soal bagaimana cara membagi waktu antara tugas sebagai seorang istri ibu dan istri dengan Bhabinkamtibmas, Bripka Yohanita menegaskan bahwa selama ini tidak ada kendala yang berati. Kapolsek dan suruh rekan kerjanya sangat mendukung aktiviytasnya.

Di sela-sela kesibukannya, ia masih menyempatkan diri pulang sebentar ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 6 KM untuk sekadar menengok sang buah hati.

“Alhamdulillah, sampai saat ini semua bisa berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala yang berarti.” Pungkasnya