Bangun Kesadaran Masyarakat, Polsek Bendungan Adakan Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020

Polres Trenggalek – Berbagai cara dilakukan oleh Kepolisian Sektor Bendungan sebagai upaya pendisiplinan masyarakat terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Hal itu sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Langkah nyata yang dilakukan Kepolisian di bawah komando AKP Puguh Wardoyo, S.H.,M.H. itu yakni dengan menggelarkan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus penempelan pamflet yang berisi imbauan protokol kesehatan sebagaimana yang tercantum dalam Inpres Presiden RI tersebut.

Dipimpin Aiptu Nanang Edi Purwanto yang juga Kanitprovos Polsek Bendungan ini, kegiatan tersebut menyasar pusat-pusat aktivitas masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bendungan, Rabu (19/8/2020).

“Program edukasi ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Inpres Presiden RI. Tujuannya agar masyarakat semakin disiplin untuk menerapkan pencegahan terhadap penularan Covid-19,” ujar Aiptu Nanang.

Di lokasi kegiatan, Aiptu Nanang yang didampingi salah satu Bhabinkamtibmas ini terlihat menjelaskan secara detail pointer protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh masyarakat termasuk penerapan sanksi pelanggarannya.

“Dari segi perlindungan kesehatan individu, masyarakat wajib menggunakan alat pelindung diri, jaga jarak, memakai masker, cuci tangan secara teratur, dan terus membudayakan pola hidup bersih,” jelas Aiptu Nanang.

Untuk perlindungan yang mencakup kesehatan masyarakat secara luas, lanjut Aiptu Nanang, sebuah institusi maupun swasta yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat wajib menyediakan hand sanitizer, penerapan mekanisme pengaturan jarak, deteksi dini melalui pengecekan suhu, dan pembersihan fasilitas secara berkala.

Tak cukup itu saja, disinggung tentang sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan, Aiptu Nanang pun dengan tegas menyampaikan tiap poinnya meliputi teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif, bahkan penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

“Pemerintah tak main-main soal penanganan pencegahan corona ini, mengingat angka penularan di Indonesia yang masih cukup tinggi. Terlepas dari itu, Polri tetap mengedepankan upaya persuasif dan humanis guna meningkatkan kesadaran masyarakat,” tandas Aiptu Nanang.

Sementara itu, dari pantauan redaksi sendiri, selain Aiptu Nanang, penyebaran pamflet tersebut juga dilakukan serentak hari ini oleh para Bhabinkamtibmas Polsek Bendungan.