Mekanisme Pembelajaran Tatap Muka bagi Zona Hijau, Jumlah Siswa per Gelombang Maksimal 18 Orang

Polres Trenggalek – Bagi sekolah yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka, maka pihak sekolah tersebut wajib mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek.

Pernyataan itulah yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Bendungan saat memimpin Rakor lintas sektoral yang membahas tentang Monev kesiapan pembelajaran tatap muka di sekolah pagi tadi.

Rakor yang diikuti jajaran Forkopimca, unsur Tiga Pilar dan pihak sekolah se-Kecamatan Bendungan ini diselenggarakan di Puskesmas Bendungan, Selasa (25/8/2020).

Dari keterangan Brigadir Dedi Mahendra Sukma yang juga hadir di lokasi, bahwa pembelajaran tatap muka itu hanya bisa diterapkan bagi wilayah atau zona hijau.

“Sementara bagi zona kuning, orange, dan merah dilarang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Nantinya mekanisme ini akan disertai surat keputusan satuan pembelajaran,” ujar Brigadir Dedi.

Brigadir Dedi menambahkan, walaupun sudah dapat melakukan pembelajaran tatap muka, namun penerapan protokol kesehatan di sekolah tersebut tetap harus dijalankan.

“Disiplin Prokes tetap harus dilaksanakan. Sesuai keputusan Rakor, pelaksanaan pembelajaran dibagi per gelombang. Masing-masing gelombang maksimal 18 pelajar,” pungkasnya.