Ikuti Upacara Penutupan Diklatsar Brigade Penolong 1303, Ini Yang Disampaikan Aiptu Hery

Polres Trenggalek – Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin secara resmi menutup pendidikan dan pelatihan dasar surveillance and rescue (SAR) bagi puluhan anggota Brigade Penolong 1303 yang tergabung dalam gerakan Pramuka Kwartir Cabang Trenggalek. Rabu (26/8).

Hadir mewakili Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek, Kanit Lantas Aiptu Hery Siswanto mengatakan seremoni penutupan Diklatsar dipusatkan di pantai Mutiara Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

“Selain dihadiri langsung oleh Bupati Trenggalek, upacara penutupan juga disaksikan oleh Mahsun Ismail, S.Ag Ketua Harian Kwarcab Trenggalek, Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H, Forkopimcam Watulimo serta seluruh pelatih maupun pengurus,” jelas Aiptu Hery.

Lebih lanjut Aiptu Hery menjelaskan pelatihan dasar bagi Brigade Penolong ini sudah menjadi yang kesekian kalinya diselenggarakan, dan Brigade inilah yang dipersiapkan untuk menjadi regu penolong setiap peristiwa bencana.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Suraji, S.H., M.H menambahkan sebagai generasi millenial, gerakan Pramuka yang tergabung dalam Brigade Penolong 1303 ini memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan diri sekaligus sebagai agen perubahan dalam Harkamtibmas.

“Apalagi saat ini kita semua sedang berjuang bersama untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, sehingga diharapkan mereka juga mampu menjadi teladan dalam penerapan protokol kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.” pungkasnya.