Poltekes di Trenggalek Resmi Sandang Kampung Tangguh Semeru Pertama

Polres Trenggalek – Satu lagi terobosan digulirkan oleh jajaran Kepolisian dalam percepatan penanganan Covid-19 di Trenggalek. Jika sebelumnya Polres Trenggalek telah merintis berdirinya kampung Tangguh Semeru, Ponpes tangguh semeru hingga gudep tangguh semeru, kali ini program yang berbasis Problem oriented policing (POP) tersebut merambah lingkungan mahasiswa perguruan tinggi.

Ya, hari ini Kepolisian bumi menak sopal meresmikan Kampus tangguh semeru tepatnya di Poltekes Kemenkes Malang di Trenggalek. Kampus yang berada di tengah kota Trenggalek ini dipilih sebagai pilot ptoject dan role model dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus. Rabu (26/8).

Prosesi peresmian dilakukan dengan penandatangan prasasti Kampus Tangguh Semeru oleh Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Forkopimda disaksikan oleh seluruh sivitas akademika dan mahasiswa serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Doni menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada segenap tenaga pendidik dan dosen serta mahasiswa Poltekes malang di Trenggalek yang telah menunjukkan komitmennya dalam mencegah Covid-19 dilingkungan kampus.

“Peresmian Kampus Tangguh Semeru ini adalah yang pertama di Kabupaten Trenggalek dan kami harapkan bisa menular di kampus-kampus dan lembaga pendidikan lainnya.” Ungkap AKBP Doni.

Memasuki fase adaptasi kebiasaan baru lanjut AKBP Doni, mahasiswa diharapkan tetap bisa produktif menimba ilmu dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mencegah kampus menjadi klaster baru penularan Covid-19.

AKBP Doni menambahkan, sebagai mahasiswa yang bergerak dibidang kesehatan, sudah selayaknya mahasiswa Poltekes menjadi teladan, membantu dan mendorong masyarakat agar disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, ada sanksi bagi yang melanggar.” Ujar AKBP Doni

“Kami bersama dengan TNI dan Pemerintah Daerah terus bersinergi berusaha sekuat tenaga menekan angka penyebaran Covid-19” Imbuhnya

Senada, Dandim 0806 Trenggalek Letkol  Arh. Uun Samson Sugiharto,S.I.P.,M.I.Pol yang turut hadir dalam acara tersebut menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi tenaga kesehatan yang telah berjibaku dan militan di masa pandemi Covid-19 ini. Pihaknya mengajak semua elemen masyarakat saling bergotong royong menumbuhkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Terima kasih peran aktif bahkan menjadi garis depan masa pandemi ini.” Ucap Letkol Arh. Uun Samson Sugiharto

Sementara itu, Bupati Trenggalek yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang pemerintagan  Drs. Widarsono, M.M. menekankan bahwa menanggulangi pandemi Covid-19 ini merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu diperlukan rasa kebersamaan dan kepedulian dari seluruh komponen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Forpimda juga meninjau beberapa ruangan penunjang kampus tangguh semeru diantaranya Cek Point, ruang observasi, ruang Posko, ruang praktikum dan perpustakaan.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakil Dir 1 Bidang Akadamik Poltekes Kemenkes Malang Sdr. Dr. M. Wildan, Kaprodi Rahayu Niningasih,S.Kep.Ns.,M.Kes, Kepala Jurusan Imam Subekti, Kepala RSUD dr. Soedomo yang diwakili Mujiardati Ningsih, para dosen, karyawan dan perwakilan mahasiswa.

Sebagai informasi, sampai hari ini Polres Trenggalek telah merintis sedikitnya 56 Kampung tanggung semeru. 19 diantaranya merupakan KTS yang berada di desa atau kelurahan. Kemudian Ponpes Tangguh Semeru sejumlah 6 Ponpes, pasar dan swalayan tangguh semeru 3 lokasi, Hotel tangguh Semeru 1 lokasi, Ksatrian tangguh semeru 3 lokasi, Sekolah dan Gudep Tangguh 21, wisata tangguh ada 2 lokasi dan satu lagi kampus tangguh semeru yang baru saja diresmikan.