Satgas Gabungan Beri Sanksi Pelanggar Prokes di Pasar Jarakan Trenggalek

Polres Trenggalek – Langkah persuasif dalam mensosialisasikan protokol kesehatan dinilai cukup efektif. Hal ini terlihat dari tingkat kedisiplinan warga Kabupaten Trenggalek untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas yang semakin meningkat dari hari ke hari.

Hal tersebut diungkapkan Wakapolres Trenggalek Kompol Mujito, S.H., M.H. saat menggelar kampanye Jatim Bermasker sekaligus sosialisasi Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19 guna memutus mata rantai Covid-19 di pasar tradisonal Jarakan Trenggalek. Kamis (27/8).

“Iya benar, masyarakat sudah mulai terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan. Memang masih ada saja yang abai, tapi jumlahnya relatif kecil.” Ujar Kompol Mujito.

“Termasuk para pedagang, pemilik toko juga sudah menyediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer. Ini sudah sangat membantu dalam upaya kita mencegah virus Corona.” Imbuhnya

Kompol Mujito menegaskan dalam kegiatan ini, sosialisasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan dialogis. Personel yang terlibat baik dari Polri, TNI maupun Satpol PP berinteraksi dengan sejumlah pengunjung di lokasi pasar tersebut, menjelaskan tentang bahaya Covid-19 dan bagaimana cara mencegah agar tidak tertular virus bebrbahaya tersebut.

Selain itu, personel yang tergabung dalam Satgas gabungan Inpres Nomor 6 tahun 2020 tersebut juga menggelar public address, menyebarkan leaflet dan membagikan masker gratis kepada segenap warga yang kebetulan berada di pasar tersebut.

“Kita jelaskan bahwa ada sanksi berupa teguran lisan/tertulis, kerja sosial, denda administratif, serta penghentian dan penutupan sementara penyelenggaraan usaha bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan” Ucapnya

Kegiatan penertiban dan sosialisasi seperti ini, lanjut Kompol Mujito akan terus digelar guna menggugah kesadaran dan meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini mampu menekan angka warga Trenggalek yang terkonfirmasi Covid-19 dan bisa masuk Zona hijau bahkan bebas Covid-19.