Tekan Covid-19, Satgas Gabungan Kembali Gelar Penertiban Prokes di Area Pasar

Polres Trenggalek – Upaya pencegahan Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat. Konsistensi dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi prorokol kesehatan adalah salah satu faktor penentu dari keberhasilan langkah ini.

Tak bisa dipungkiri, angka terkonfirmasi Covid-19 masih terus bertambah. Oleh sebab itu dibutuhkan kerja lebih keras dari semua stakeholder terkait termasuk petugas Kepolisian.

Guna mengoptimalkan peran Kepolisian dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) serta mengkampanyekan `Jatim Bermasker`, Polres Trenggalek kembali menggelar sosialisasi tepatnya di pasar basah Trenggalek. Jum`at (28/8).

Sosialisasi sekaligus penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Trenggalek Kompol Mujito, S.H., didampingi beberapa pejabat utama dan anggota serta bersinergi bersama Kodim 0806 dan Satpol PP kabupaten Trenggalek.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Mujito berkeliling dan menyapa para pedagang maupun pengunjung pasar. Bukan hanya itu, pihaknya juga menyampaikan imbauan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan khususnya saat beraktivitas jual beli mengingat pasar merupakan salah satu tempat yang sangat rentan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Tetap pakai masker ya bu, jangan lupa sediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan jaga jarak aman agar kita terhindar dari virus corona.” Ujarnya

Kompol Mujito menegaskan, dimasa adaptasi kebiasaan baru ini bukan berarti bebas dari virus corona melainkan masyarakat diharapkan tetap bisa produktif dan roda ekonomi tetap berjalan tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Pihaknya juga tak segan-segan menegur warga yang ditemukan tak mengenakan masker ataupun abai protokol kesehatan.

Selain itu, personel yang tergabung dalam Satgas gabungan tersebut juga menggelar public address, menyebarkan leaflet dan membagikan masker gratis kepada segenap warga yang kebetulan berada di pasar tersebut.

“Kita ingatkan bahwa ada sanksi berupa teguran lisan/tertulis, kerja sosial, denda administratif, serta penghentian dan penutupan sementara penyelenggaraan usaha bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan” Pungkasnya