Penutupan Chek Point, Kapolres Trenggalek: Fokus Penegakan Disiplin Prokes

Polres Trenggalek – Menindaklanjuti keputusan penutupan chek point di pintu masuk Kabupaten Trenggalek, jajaran Forkopimda meninjau secara langsung prosesi penutupan salah satu chek point terpadu tepatnya yang berada di terminal bus kecamatan Durenan. Senin (14/9).

Dalam apel gabungan dilokasi tersebut, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan penutupan chek point bukan berarti tugas telah selesai. Sebaliknya, petugas dilapangan saat ini dituntut pro aktif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya terkait dengan disiplin protokol kesehatan.

“Selaku pribadi dan pimpinan Polres Trenggalek mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petugas yang terlibat dalam chek point yang telah sekian lama berada di garis depan dan berjibaku dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.” Ucap AKBP Doni.

Dihadapan para peserta apel yang terdri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, BPBD dan para relawan tersebut, orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini menegaskan bahwa saat ini Kepolisian bersinergi bersama TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Satpol PP tengah menggelar operasi yustisisi sebagai implementasi dari Inpres nomor 6 tahun 2020, Pergub nomor 2 tahun 2020 dan Perbup nomor 31 tahun 2020.

Peningkatan disiplin dengan penegakan hukum terpadu ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Bagi yang melanggar akan dikenai sanksi berupa denda.

“Disiplin dan konsistensi merupakan salah satu kunci agar masyarakat memahami tentang pentingnya protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19” Imbuhnya.

Senada, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin menuturkan bahwa dengan ditutupnya chek point, kegiatan akan lebih difokuskan pada penerapan disiplin protokol kesehatan. Pihaknya juga meminta agar sumberdaya manusia yang selama ini aktif bertugas di chek point agar diarahkan pada pemberdayaan yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

Pihaknya dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas chek point yang beberapa bulan terkahir terus bekerja keras untuk memfilter orang ataupun barang yang masuk kota Trenggalek guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Selesai apel gabungam acara kemudian dilanjutkan dengan pembersihan perangkat dan perlatan yang selama ini dipergunakan dalam posko pelayanan terpadu Covid-19 yang dipimpin langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kajari Trenggalek Darfiah, S.H., M.H., Dandim 0806 yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Sapto Tiarso, S.Pd., Sekda Ir. Joko Irianto, M.Si., Kepala OPD terkait dan Muspika Kecamatan Durenan.