Forkopimda Trenggalek Launching Tim Covid-19 Hunter Pelanggar Prokes

Polres Trenggalek – Kepolisian Resor Trenggalek bergerak cepat dalam penanganan penyebaran Covid-19. Masih hangat diingatan pembentukan tim penegak disiplin berbasis komunitas dan operasi yustisi, kali ini Kepolisian bumi Menak Sopal ini kembali menggebrak dengan membentuk tim pemburu pelanggar protokol kesehatan.

Launcing Tim yang beranggotakan gabungan dari anggota Polri, TNI, Satpol PP, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Trenggalek dan stakeholder lainnya ini dilakukan langsung oleh Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda dihalaman Mapolres Trenggalek.

Selain diikuti oleh personel gabungan yang terlibat, disiagakan pula sarana prasana penunjang dan kendaraan operasional yang akan digunakan oleh tim pemburu pelanggar protokol kesehatan atau `Covid-19 Hunter`

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si menegasakan, pembentukan tim ini merupakan respon cepat jajaran Kepolisian untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Angka terkonfirmasi Covid-19 masih terus bertambah. Dibutuhkan kerja keras dari kita semua, bersinergi dan berkolaborasi dalam penanganan penyebaran Covid-19” Tegas AKBP Doni

Lebih lanjut, perwira menengah alumni Akpol tahun 2000 ini menuturkan, tim bentukannya ini nantinya akan bergerak secara mobile atau hunting system. Berpatroli bersama dengan sasaran pusat keramaian yang berpotensi menjadi lokasi kerumunan masyarakat.

Jika mendapati warga yang tidak taat protokol kesehatan semisal tidak memakai masker atau menjaga jarak aman, maka tim akan menindak tegas dengan memberikan sanksi mulai dari teguran, sanksi sosial hingga denda.

Tim ini nantinya juga akan dilibatkan dalam setiap operasi yustisi baik stationer maupun mobile. Hal tersebut merupakan implementasi dari Inpres nomor 6 tahun 2020, Perda Jatim nomor 2 tahun 2020, Pergub Jatim nomor 53 tahun 2020 dan Perbup Trenggalek nomor 31 tahun 2020.

“Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan merupakan tim yang diharapkan bisa menekan angka persebaran Covid 19 dengan cara menghimbau dan menindak pelanggar di lapangan.” Ujar AKBP Doni

“Dalam pelaksanaannya kita utamakan pola persuasif dan humanis” Imbuhnya.

Masih kata AKBP Doni, Tim pemburu pelanggar protokol kesehatan ini tidak hanya dibentuk ditingkat Polres tetapi menyeluruh pada semua Polsek jajaran, bekerjasama dengan unsur TNI di Koramil maupun Satpol PP tingkat kecamatan.

Usai seremonial launching, kegiatan dilanjutkan dengan penertiban dan operasi yustisi diseputaran kota Trenggalek. Alhasil, sedikitnya puluhan warga yang kedapatan tidak mengenakan masker dan abai terjadap protokol kesehatan harus menerima sanksi dari petugas.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Dandim 0806  0806 Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol., Kajari Darfiah S.H., M.H., Ketua PN Deny Riswanto, S.H., M.H., Pejabat utama Polres Trenggalek dan kepala OPD dan seluruh personel yang terlibat sebagai tim pemburu pelanggar protokol kesehatan.