Kapolsek Suruh Dalam Penyaluran Sertifikat Program PTSL

Polres Trenggalek – Ratusan warga masyarakat Desa Gamping Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek secara bergantian mendatangi Balaidesa Gamping untuk pengambilan sertifikat tanah yang berhasil diurus melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selasa (15/09)

Kegiatan penyerahan sertifikat tanah tersebut disaksikan oleh beberapa pejabat instansi terkait dan aparat keamanan serta para penerima sertifikat tanah. Mereka diantaranya Petugas BPN Kabupaten Trenggalek yang diwakili oleh Iswahyudi, S.H, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H, Kepala Desa Gamping Puguh Arbiantoro, S.Sos, Bhabinkamtibmas Desa Gamping Polsek Suruh Polres Trenggalek Aipda Agus Mulyono, S.H, M.H, M.A.P, Babinsa Desa Gamping Serda Sururi, Perangkat Desa Gamping, Ketua dan Anggota BPD Desa Gamping serta warga penerima sertifikat program PTSL

Puguh Arbiantoro, S.Sos selaku Kepala Desa Gamping dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan saat ini dalam rangka untuk pembagian sertifikat dari program PTSL bagi warga Desa Gamping dan dalam penyaluran kali ini akan dibagikan 1000 sertifikat.

“Kami megucapkan banyak banyak terimakasih kepada pokja dan warga pemohon yang sudah membantu kelancaran program ini sehingga tidak terdapat kendala yang berarti dan silahkan sertifikat yang di bagikan pada hari ini bisa di gunakan dengan sebaik baiknya, karena sudah merupakan hak dari warga serta d adanya sertifikat tersebut harapan kami bisa meningkatkan perekonomian bagi warga Desa Gamping,” ucapnya

Sementara itu, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H dalam kesempatan itu pertama tama memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di Polsek Suruh sekaligus menyampaikan tugas pokok kepolisian yaitu melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat serta penegakan hukum.

“Kami minta kepada seluruh warga agar selalu ikut membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat karena tanpa adanya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat mustahil kondusifitas Kamtibmas dapat terpelihara,” kata Iptu Mujiat A

“Dalam masa pandemi covid 19 seperti saat ini agar seluruh warga ikut memutus mata rantai penyebaran virus corona degan cara sering sering mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker serta tidak berkerumun, dan dalam kesempatan yang baik ini pula kami sampaikan bahwa pemerintah telah menerbitkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang mana saat ini sudah memasuki penegakan hukum, sehingga jika terdapat warga yang tidak menggunakan masker akan di lakukan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Kapolsek Suruh Iptu Mujiat A.

Saat dikonfirmasi disela sela kegiatan Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A, S.H, mengatakan, kehadiran aparat keamanan khususnya bhabinkamtibmas Desa Gamping dan babinsa Desa Gamping pada penyaluran sertifikat tersebut untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas selama kegiatan penyerahan sertifikat tanah. Selain itu juga agar memberikan rasa aman dan nyaman para penerima sertifikat tanah.

“Segala bentuk kegiatan masyarakat, kami selalu menerjunkan bhabinkamtibmas desa masing-masing untuk mencegah dan mendeteksi sedini mungkin gangguan Kamtibmas. Sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” kata Iptu Mujiat A

Di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Mujiat A menjelaskan bahwa peran serta bhabinkamtibmas harus lebih ditingkatkan lagi untuk tidak hanya menyampaikan pesan-pesan kamtibmas tetapi juga memberikan edukasi atau pemahaman agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan dengan disiplin protokol kesehatan menjadi salah satu langkah bersama untuk memutus penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih terus meluas.

“Mari kita bersama sama menerapkan protokol kesehatan yang antara lain 3 M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta tidak berkerumun. Ini adalah upaya kita bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” tegas Iptu Mujiat A

Sebagai informasi, dalam penyerahan sertifikat tanah kali ini diserahkan 1.000 sertifikat untuk warga desa gamping dan para penerima sertifikat tanah menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker dan sebagainya