Hari Ketiga Operasi Yustisi di Trenggalek, Masih Ditemukan Warga Tak Pakai Masker

Polres Trenggalek – Sejumlah warga terjaring petugas gabungan di jalan raya Sukarno Hatta tepatnya di halaman parkir agro park Kabupaten Trenggalek, lantaran tak mengenakan masker. Kamis, (17/9).

Petugas gabungan yang merupakan tim penegak disiplin dan covid-19 hunter Kabupetan Trenggale dan terdiri dari personel Kepolisian, Kodim 0808, Satpol PP didukung kejaksaan dan Pengadilan negeri Trenggalek ini melaksanakan operasi yustisi terpadu dalam rangka penertiban protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kabagops Polres Trenggalek Kompol Supiyan, S.Sos yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan operasi yustisi digelar sebagai tindak lanjut dari Inpres nomor tahun 2020, Perda Jatim nomor 2 tahun 2020, Pergub nomor 53 tahun 2020 dan Perbup nomor 31 tahun 2020.

“Masih ditemukan beberapa warga yang abai protokol kesehatan dan tidak mengenakan masker. Sebanyak 35 orang Sudah kami kenakan tindakan tegas. Untuk sidang dilaksanakan virtual di ruang pos lalulintas/PSC 119.” Ungkap Kompol Supiyan.

Lebih lanjut Kompol Supiyan menuturkan, pelaksanaan operasi yustisi dilaksanakan dengan metode stationer dan hunting system dan mengedepankan pola persuasif humanis. Tujuannya adalah menggugah kesadaran warga untuk mematuhi protokol kesehatan diantaranya wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

Selain operasi yustisi, Polres Trenggalek juga telah merintis tim penegak disiplin berbasis komunitas di berbagai wilayah Kabupaten Trenggalek. Dengan penanganan ditingkat komunitas ini diharapkan kelompok masyarakat dilingkup terkecil dapat secara mandiri menerapkan, mengawasi dan mengingatkan tentang protokol kesehatan.

“Ketegasan dan konsistensi ini sangat penting untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Semoga dengan langkah ini benar-benar dapat efektif menekan laju penyebaran covid-19 di kabupaten Trenggalek.” Imbuhnya

“Peran serta masyarakat dan komitmen yang kuat serta gotong royong akan memudahkan kita mewujudkan Trenggalek bebas covid-19.” Pungkasnya