Warung Tangguh Semeru, Upaya Polres Trenggalek Cegah Covid-19

Polres Trenggalek – Berbagai terobosan terus di gulirkan jajaran polres Trenggalek bersinergi bersama instansi terkait lainnya guna mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Trenggalek. Baru-baru ini, Polres Trenggalek kembali penanganan Covid- berbasis komunitas warung dan restoran bertajuk `Warung Tangguh Semeru`.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. menerangkan `Warung Tangguh Semeru` merupakan mengembangan dari program Kampung Tangguh Semeru yang digagas oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, S.I.K., M.Si.

“Keberadaan Warung Tangguh Semeru diharapkan menjadi salah satu pioner pencegahan Covid-19 berbasis komunitas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat baik pemilik atau pengelola warung dan restoran itu sendiri maupun pengunjung” Jelas AKBP Doni.

Masih kata AKBP Doni, Warung Tangguh Semeru merupakan salah satu jawaban bagaimana menjalankan roda ekonomi masyarakat sekaligus upaya mencegah penyebaran Covid-19 secara maksimal.

“Tentunya dengan pengawasan dan komitmen yang kuat dari semua pihak” Imbuhnya.

Sementara itu, Kasatbinmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H., M.Hum. menuturkan, hari ini pihaknya bersama dengan Dinkes PPKB Kesehatan Lingkungan, Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) TNI dan Satpol PP menggelar sosialisasi dan asistensi penerapan protokol kesehatan di beberapa warung makan dan restoran yang ada di Kabupaten Trenggalek. Jum`at (2/10).

“Sebagai langkah awal ada tiga rumah makan yang kita asistensi diantaranya ayam lodho Pak Yusuf Kecamatan Pogalan, Malidi 2 dan warung makan Bu Sihir Baru di kota Trenggalek.” Jelas AKP Suyono

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengecek sarana prasarana protokol kesehatan serta mensosialisasikan cara efektif pencegahan Covid-19 sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

AKP Suyono juga meminta agar para karyawan dan pengunjung wajib menggunakan masker, menjaga jarak ideal, menyediakan sekat di antara meja, pemeriksaan kesehatan minimal pengecekan suhu tubuh yang dilakukan terhadap siapapun yang memasuki area rumah makan.

Disamping itu, pengelola wajib menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan tisu sekali pakai ditempat strategis. Bila ada karyawan yang sakit segera diperiksakan ke rumah sakit dan dilarang masuk kerja untuk sementara waktu.

“Selain itu, pengelola rumah makan juga bisa memberikan edukasi kepada para pengunjung tentang bagaimana mencegah penularan Covid-19 melalui 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.” Tambahnya.

Sebagai informasi, sampai hari ini Polres Trenggalek telah merintis sedikitnya 61 Kampung tanggung semeru. 19 diantaranya berada di desa atau kelurahan. Ponpes Tangguh sejumlah 6 lokasi, pasar dan swalayan tangguh 3 lokasi, Hotel tangguh 1 lokasi, Ksatrian tangguh 3 lokasi, Gudep Tangguh 23, wisata tangguh ada 2 lokasi, satu lagi kampus tangguh dan 3 warung tangguh yang baru saja diasistensi.