Apel Pembukaan Diklatsar Banser Angkatan ke XIX

Polres Trenggalek – Upacara pembukaan pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar Banser) angkatan XIX yang akan dilaksanakan selama tiga hari bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Desa Gamping Kecamatan Suruh secara resmi dibuka pada siang ini Gus Zaky Ketua Ansor Cabang Trenggalek. Jumat (16/10)

Acara pembukaan Diklatsar Banser Angkatan ke XIX juga dihadiri para pengurus Ansor dan Banser se Kabupaten Trenggalek, serta Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H, S.I.K, M.Si yang diwakili oleh Kabag Sumda Kompol Suprapto, S.H, Pjs Camat Suruh Dwi Ratna Widyawati AP, MM, Kapolsek Suruh Iptu Mujiat A, S.H, Danposramil Suruh Letda Inf Sutopo, Kyai Maksum Pengurus NU Kabupaten Trenggalek, Ketua MUI Kecamatan Suruh Kyai Suyono Ali, Tiga Pilar Desa Gamping, IPNU dan IPPNU Kecamatan Suruh serta Peserta Diklatsar Banser Angkatan ke XIX sejumlah 125 Orang.

Pembina Apel Pembukaan Diklatsar Banser dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan syukur Alhamdulillah bahwa mulai hari ini Satkorcab dan Satkoryon Banser bisa melaksanakan Diklat Banser yang ke XIX

“Semoga kader kader yang kita Diklat saat ini bermanfaat bagi NU dan umumnya Negara Indonesia dan Diklat dasar Banser ini untuk menciptakan pejuang-pejuang islam sesuai dengan ASWAJA (Ahlussunah waljamaah) serta visi misi Ansor dan Banser,” ucapnya

“Banser bukan untuk mencari materi semata akan tetapi demi perjuangan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk itu mari kita berkomitmen dan berkontribusi buat agama dan bangsa Indonesia serta Banser jangan menjual organisasi,” pesannya

Kabag Sumda Polres Trenggalek Kompol Suprapto, S.H yang mewakili Kapolres Trenggalek dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan trimakasih atas undangan dalam diberikan oleh panitia dan kami sampaikan permohonan maaf dari Kapolres bahwasannya tidak bisa hadir dalam kegiatan ini secara langsung karena bersamaan dengan agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.

“Pada saat ini di beberapa daerah di Indonesia telah terjadi unras atau demo dalam rangka menolak undang undang cipta kerja dan Alhamdulilah Trenggalek sampai saat masih sangat kondusif,” kata Kompol Suprapto

Masih menurut Kabag Sumda marilah kita bersama sama menghindari politik adu domba karena pengalaman indonesia hancur karena politik adu domba dan kami minta kepada seluruh anggota Banser serta peserta Diklatsar Banser ke XIX untuk dapat mengunakan medsos secara bijak dan apabila menerima suatu berita hendaknya dicerna terlebih jangan mudah termakan oleh adanya berita berita yang belum tentu kebenarannya dan sumber beritanya

“Sebentar lagi kita akan ada Pilkada yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek untuk itu gunakan hak pilih saudara saudara sesuai hati nurani, pilihan boleh berbeda akan tetapi hati harus tetap jernih,” tambah Kompol Suprapto.

“Pada saat ini kita masih dalam pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19 untuk itu mari kita bersama sama melaksanakan semua kegiatan sesuai dengan protokoler kesehatan Covid 19 agar kita tidak mudah terpapar oleh adanya Covid 19,” Pesan Kabag Sumda Polres Trenggalek Kompol Suprapto

Sementara itu Ketua Ansor Cabang Trenggalek Gus Zaky dalam kesempatan itu menyampaikan kepada sahabat sahabat banser pada saat ini sudah memilih jalur yang benar karena telah memilih menjadi pengawal kyai, NU dan bangsa indonesia.

“Diklatsar Banser kali ini akan di laksanakan selama 3 hari dan ini akan merubah perilaku dasar sahabat sahabat Banser dan Diklatsar banser ini akan terus di lakukan di seluruh Kabupaten Trenggalek,” katanya

“Kami bersama bupati Trenggalek pernah berjanji akan memberikan seragam banser, Insyaalloh setelah Diklatsar Banser ke XIX ini selesai akan di bagikan kepada sahabat sahabat Banser,” Pungkasnya