Biar Gak Grogi Saat Ujian SIM, Pemohon di Trenggalek Bisa Ikuti Coaching Clinic

Polres Trenggalek – Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, jajaran Satlantas Trenggalek tak mau setengah-setangah. Selain menambah sarana prasarana yang memadai dan representatif, satuan yang membidangi kelalulintasan ini juga menggelar pelatihan ujian SIM dan Coaching Clinic. Pelatihan ini ditujukan bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek yang sudah memenuhi syarat dan berkeinginan untuk mengajukan permohonan penerbitan SIM. Sabtu (17/10).

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. menerangkan, Coaching Clinic ini merupakan respon cepat khususnya bagi mereka yang baru pertama kali mengajukan permohonan penerbitan SIM, dimana sering kali ditemukan beberapa pemohon yang belum berpengalaman dan kesulitan melalui ujian, baik teori yang menggunakan perangkat IT dan audio visual maupun praktek.

“Pelatihan yang diberikan meliputi ujian praktek SIM dan pengetahuan dasar seputar regulasi aturan bidang kelalulintasan.” Ujar AKP Imam.

Perwira pertama Alumni Akpol tahun 2008 ini menambahkan, disela-sela pelatihan tersebut, petugas yang ditunjuk mendampingi kegiatan menyisipkan pesan-pesan Kamtibselcarlantas dan menggugah kesadaran tertib berkendara sekaligus sebagai media edukasi serta mendorong masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Kita sosialisasikan dan kita dorong mereka untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas” Terang AKP Imam

“Setiap hari Coaching Clinic dikuti sedikitnya 20 sampai 30 pemohon. Untuk tenaga instruktur langsung dari petugas penguji SIM.” Imbuhnya

Pelatihan itu sendiri dilaksanakan sore hari dengan pertimbangan jam kerja pelayanan sudah tutup dan tidak mengganggu aktivitas pemohon Sim lainnya.

Pada awalnya lanjut AKP Imam, banyak warga yang memang sengaja datang ke Satpas SIM untuk berlatih mandiri dan memang diperkenankan. Namun dalam perjalannnya, mengingat animo yang cukup cukup tinggi, kemudian di jadikan satu dan dilaksanakan bersama-sama.