Sambangi Kantor PPS, Bripka Puguh Koordinasikan Pertahapan Pemilukada 2020

Polres Trenggalek – Dalam rangka memelihara kamtibmas menjelang Pemilukada Kabupaten Trenggalek, dan untuk mewujudkan terciptanya situasi dan kondisi di wilayah hukum Polsek Kampak tetap dalam keadaan aman dan kondusif, diperlukannya kerjasama dan koordinasi yang baik antara pihak Kepolisian dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pemungutan suara. Sabtu(17/10)

Menyikapi hal itu, Bhabinkamtibmas Polsek Kampak Desa Timahan Bripka Puguh Riyanto, S.H., melakukan sambang dialogis ke Kantor PPS Desa Timahan guna koordinasikan pertahapan pemilukada dengan Kepala Desa Timahan, Hery Sulistyo Bhekti, S.T, beserta 2 anggota PPS, yaitu Saudara Armawan Putra dan Saudara Ali Maksum.

Bripka Puguh menuturkan bahwa dalam giat tersebut menjelaskan bahwa perlunya kerjasama dan koordinasi yang baik antara Kepolisian dengan pemerintah desa maupun panitia pemungutan suara serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Pemilukada Kabupaten Trenggalek yang akan diselenggarakan pada 09 Desember 2020 nanti yang aman dan kondusif.

“Koordinasi dengan Kades dan PPS ini sangat diperlukan, karena sebagai wadah tukar menukar informasi yang ada di Desa dalam hal pertahapan menjelang Pilkada 2020 yang kurang lebih beberapa bulan lagi pelaksanaannya” tutur Bripka Puguh.

Dari hasil koordinasi tersebut, Bripka Puguh menyampaikan bahwa akan ada 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan di seluruh Desa Timahan.

“Dari sambang tadi, saya tekankan masalah pentingnya menjaga situasi kondusif jelang Pilkada, dan, saat pentahapan pemilu mulai kampanye sampai pemungutan suara wajib mematuhi protkes, agar tidak menimbulkan kalster baru” terang Bripka Puguh.

Selain itu, Bhabinkamtibmas Timahan ini juga menambahkan bahwa “sampai saat ini, situasi Kamtibmas Desa Timahan sampai saat ini berjalan aman dan kondusif, namun kamtibmas seperti ini harus tetap terjaga dengan masyarakat harus selalu tenang dan damai dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang tidak jelas asal muasal nya terutama berita di media sosial yang dapat memecah persatuan,” pungkas Bripka Puguh.