Banjir, Polres Trenggalek Kerahkan Personel Bantu Evakuasi Warga

oleh -71 views

Polres Trenggalek – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek sejak kemarin malam menyebabkan terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai yang berada di Trenggalek tidak mampu menampung air dan meluap hingga pemukiman penduduk. Selasa, (18/10).

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., pihaknya telah mengerahkan seluruh sumberdaya jajaran Polres Trenggalek untuk turun tangan bersama stakeholder terkait membantu evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

“Ini kita masih terus bantu evakuasi dengan peralatan yang kita miliki di wilayah kelurahan Tamanan dan Kelutan serta beberapa daerah terdampak lainnya.” Ujar AKBP Alith

Masih kata AKBP Alith, sejumlah ruas jalan menuju kota Trenggalek terpaksa dialihkan dan ditutup total mengingat kondisi air masih cukup tinggi dan relatif berbahaya bagi pengendara. Pihaknya bersama unsur pemerintah juga telah mendirikan posko dan dapur umum untuk menunjang atau memenuhi kebutuhan logistik masyarakat yang mengungsi.

“Untuk sementara mulai simpang tiga Jarakan yang menuju kota, ditutup total.” Imbuhnya.

Dari pendataan sementara, banjir dengan kedalaman mencapai satu meter dilaporkan terjadi di Kelurahan Tamanan, Kelutan, Ngantru, desa Sambirejo, desa Ngares dan Desa Sumberdadi Kecamatan Trenggalek.

Di kecamatan Karangan tepatnya desa Salamrejo, desa Sumberingin, desa kedungsigit dan desa Sumber, air sungai meluap hingga menggenangi Jalan, persawahan dan menggenangi rumah warga. Bukan itu saja, banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Pogalan tepatnya di Desa Ngadirenggo dan Bendorejo.

Sementara di wilayah kecamatan Gandusari, banjir menggenangi jalan, area persawahan dan rumah warga di desa Jajar, desa Karanganyar, desa Sukorejo, desa Krandegan, desa Ngrayung dan desa Gandusari.

Sementara itu, akibat hujan deras juga mengakibatkan tanah longsor yang menyebabkan akses jalan Trenggalek-Bendungan dan Bendungan-desa Masaran tertutup total oleh material tanah dan batu sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Longsor juga dilaporkan menimpa rumah warga kecamatan Kampak, Suruh, Gandusari, Watulimo, Tugu dan Pule.