Wujudkan Postur Polri Presisi, Sipropam Polres Trenggalek Galer Gaktibplin

oleh -139 views

Polres Trenggalek – Sebagai salah satu Lembaga penegak hukum, Kepolisian menerapkan standar disiplin tinggi terhadap seluruh anggotanya. Disiplin disini tidak hanya terbatas pada disiplin waktu dan pelaksanaan tugas tetapi juga sikap tampang dan penampilan dari personel itu sendiri.

Guna menjaga disiplin anggota tetap on track, Kepolisian Resort Trenggalek rutin menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang dimotori oleh Sipropam Polres Trenggalek. Gaktibplin ini tidak hanya dilakukan di tingkat Polres tetapi juga Polsek jajaran.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., melalui Kasipropam Polres Trenggalek Iptu Muhtar, S.H. mengatakan kegiataqn Gaktibplin tersebut digelar usai apel pagi di halaman Mapolres yang diikuti oleh seluruh anggota. Selasa, (1/11).

“Jadi, disamping pengecekan absensi atau kehadiran, seluruh anggota tidak diperkenankan meninggalkan lapangan apel.” Ujar Iptu Muhtar.

Seluruh personel dilakukan pengecekan terlebih dahulu mulai dari kelengkapan identitas diri, surat-surat seperti KTA, SIM, STNK, Surat Senpi dan lain lain juga sikap tampang meliputi rambut, jambang termasuk didalamnya adalah Gampol (seragam polisi) harus sesui dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut Iptu Muhtar menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan secara acak sehingga anggota tidak mengetahui secara pasti kapan dan dimana Gaktibplin akan dilakukan. Hal ini untuk menghindari rekayasa sehingga disiplin tidak hanya dilakukan saat digelar Gaktibplin tetapi memang berangkat dari hati dan benar-benar diterapkan secara konsisten.

Tujuan utama dari Gaktibplin ini adalah menjaga dan meningkatkan disiplin anggota, menekan pelanggaran dan tentunya mewujudkan postur Polri yang Presisi sesuai dengan harapan masyarakat.

“Hasil Gaktibplin hari ini, ditemukan beberapa anggota yang rambutnya sudah mulai panjang. Sudah kita perintahkan untuk potong rambut agar lebih rapi dan selesai potong rambut wajib melaporkan ke Sipropam.” Pungkasnya.