Operasi Keselamatan Semeru 2023 Resmi Digelar, Satlantas Trenggalek Geber Dengan Bagikan Pamflet Tertib Lalin

oleh -45 views

Polres Trenggalek – Hari pertama digelarnya Operasi Keselamatan Semeru 2023, Satlantas Polres Trenggalek menggeber dengan kegiatan yang bersifat preventif humanis berupa sosialisasi dan edukasi perihal tertib berlalu lintas kepada masyarakat luas.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., melalui Kasatlantas AKP Yudiyono, S.H. mengatakan, usai mengikuti apel gelar pasukan pagi tadi, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya agar pada kesempatan pertama segera melakukan kegiatan kepolisian sesuai dengan Tupoksi dari masing-masing Satuan Tugas (Satgas).

“Untuk satgas preemtif hari ini melaksanakan sosialisasi perihal berlakunya Operasi Keselamatan Semeru 2023 selama 14 hari mulai tanggal 7 sampai dengan 20 Februari 2023.” Ungkap AKP Yudiyono.

Lebih lanjut AKP Yudiyono menerangkan, sosialisasi dan edukasi dilakukan dengan menggandeng stasiun radio Praja Angkasa FM Trenggalek. Metode ini dinilai cukup efektif karena bisa menjangkau hampir seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek hingga pelosok desa. Disamping itu, penggemar radio di Trenggalek relatif masih cukup banyak.

“Kita buka juga sarana interaktif sehingga masyarakat juga bisa berkomunikasi atau bertanya tentang berbagai hal khususnya terkait dengan Operasi Keselamatan Semeru 2023 ini.” Imbuhnya

Tak hanya itu lanjut AKP Yudiyono, pihaknya juga mengerahkan sejumlah personelnya untuk membagikan pamflet kepada para pengendara. Pamflet tersebut berisi tentang sekelumit operasi  keselamatan serta beberapa tips berkendara yang aman dan berkeselamatan.

Pihaknya menjelaskan, sasaran operasi itu sendiri meliputi segala potensi gangguan yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Sedangkan target operasi antara lain, pengendara yang berkendara sambil menggunakan handphone, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara dalam pengaruh minuman beralkohol.

Selain itu juga pengendara yang melawan arus, tidak memakai sabuk pengaman, kendaraan yang menggunakan lampu strobo dan sirine, melebihi batas kecepatan, knalpot non standar, kendaraan over load dan over dimensi.

Sebagai informasi, Dalam operasi ini, Polres Trenggalek melibatkan sedikitnya 59 personel Polri. keseluruhan personel tersebut terbagi menjadi lima satuan tugas atau Satgas diantaranya satgas Lidik, Satgas preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum, dan Satgas Banops.