Polresta Mojokerto Raih Penghargaan dari KPPN sebagi Peringkat Pertama IKPA

oleh -57 views

*Kota Mojokerto* – Polres Mojokerto Kota yang merupakan jajaran Polda Jatim ini menerima piagam penghargaan sebagai satuan kerja (satker) mitra Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mojokerto Sebagai satker peraih nilai kinerja pelaksanaan anggaran terbaik peringkat 1 kategori pagu DIPA di atas 20M semester ll Tahun anggaran 2022.

 

Bertempat di Aula KPPN Mojokerto, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Ahmad Djunaedi kepada Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, S.H, S.I.K M.T, kemarin Selasa (07/ 02/23)

 

Kapolresta Mojokerto juga menyampaikan selamat kepada Briptu Adi Santika dan bripda Hantisya yang mewakili Kasi Keuangan, dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Polresta Mojokerto.

 

“Barokallah … selamat ya Juara Pertama IKPA Ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota sehingga berhasil mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan keuangan,” ujar AKBP Wiwit.

 

Ia menyebut untuk meraih peringkat pertama ini bukan kerja yang mudah, tanpa adanya kerja sama seluruh anggota Polresta Mojokerto serta kecepatan dan ketepatan dalam berkinerja, menurutnya tidak akan bisa menerima penghargaan ini.

 

AKBP Wiwit Juga menyampaikan terima kasih kepada KPPN Mojokerto atas penghargaan yang diberikan. AKBP Wiwit berharap dengan adanya prestasi ini menjadi pemacu untuk meningkatkan kinerja seluruh Anggota jajaran Polresta Mojokerto.

 

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada kami, Mudah-mudahan dengan adanya prestasi ini menjadi pemacu untuk meningkatkan kinerja seluruh Anggota jajaran Polresta Mojokerto,”ungkap AKBP Wiwit.

 

Lebih lanjut AKBP Wiwit mengingatkan anggota Polresta Mojokerto bahwa anggaran Polri tersebut diperoleh dari negara dan bersumber dari masyarakat.

 

“Maka sudah selayaknya anggaran tersebut dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk menjaga kondusifitas maupun melayani masyarakat Mojokerto,” tutup AKBP Wiwit. (MK/FDT)