Tak Main-Main, Bukti Nyata Kepedulian Polres Trenggalek Terhadap Lingkungan

oleh

Polres Trenggalek – Kepedulian jajaran Polres Trenggalek bersama Bhayangkari terhadap lingkungan dan alam memang tak perlu diragukan lagi. Setelah sebelumnya mencanangkan gerakan penyelematan mata air dengan penanaman 200 pohon beringin, kali ini kegiatan menyasar wilayah pesisir Watulimo.

Tak mau setengah-setengah, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Titik Ridwan memimpin langsung jalannya penanaman pohon mangrove di area Pantai Cengkrong, desa Karanggandu, kecamatan Watulimo, Trenggalek. Sedikitnya 600 bibit mangrove disiapkan untuk mendukung kegiatan ini. Rabu, (22/4).

“Kegiatan ini sengaja digelar dalam rangka memperingati hari HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkara sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke 80.” Ungkapnya.

AKBP Ridwan menuturkan, tanaman mangrove memiliki keunggulan. Disamping penahan abrasi dan erosi saat gelombang tinggi, juga dapat berperan sebagai intrusi airl laut. Selain itu mangrove juga dikenal sebagai tanaman yang mampu menyerap karbon tingi, penyaring alami sekaligus sebagai habitat biodiversitas.

“Dan tentunya juga menjadi kawasan ekowisata yang diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal.” Ujarnya.

Sejak awal menjabat, Kapolres yang dikenal murah senyum namun tegas ini memang sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Dimulai dari instruksi penanaman pohon di masing-masing Mako Polri di Trenggalek, dilanjutkan gerakan penghiauan dan penyelamatan air hingga penanaman massal mangrove yang diselenggarakan hari ini.

Pihaknya menuturkan bahwa apa yang ia lakukan ini terinspirasi oleh Mbah Sadiman yang merupakan pahlawan lingkungan yang selama hampir 30 tahun berjuang menghijaukan lereng gunung Lawu.

“Mbah Sadiman setiap hari menanam pohon hingga mencapai 250 hektar. Sekarang hasilnya hutan menjadi lebih hijau, subur dan sumber air yang melimpah bagi warga sekitar.” Imbuhnya.

Pihaknya berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semoga apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan.” Ujarnya.

Sementara itu Ny Titik Ridwan menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem di wilayah pesisir. Menurutnya, mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan alam. Selain melindungi garis pantai dari abrasi, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut, serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

“Oleh karena itu, kegiatan ini bukan sekadar seromanial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang. Saya harap untuk penanaman mangrove pada pagi hari ini tidak hanya sekedar kita tanam pagi ini, besok selesai. Saya minta untuk tetap dijaga dan dirawat.” Tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.