Warga Apresiasi Inovasi `Besan Sim` Polsek Watulimo

oleh -40 views

Polres Trenggalek – Soal terobosan kreatif dan inovasi, Polsek Watulimo Polres Trenggalek ini tak bisa dianggap sebelah mata. Dibawah tangan dingin AKP Suyono, S.H., M.Hum. telah meluncurkan beberapa inovasi yang bisa terbilang kekinian dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satunya adalah `Besan Sim` atau Belajar Sebelum Ujian Sim. Besan Sim ini sudah berlangsung sejak awal bulan Maret 2022 yang lalu.

AKP Suyono yang juga merupakan Kapolsek Watulimo menerangkan, Besan Sim ini adalah salah satu upaya Polsek Watulimo menjawab permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Sejumlah warga yang mengkuti ujian Sim sering kali gagal karena tidak memiliki wawasan yang cukup terkait dengan kelalulintasan. Termasuk diantaranya adalah ujian praktek.

“Oleh sebab itu, kami dari Polsek Watulimo menyiapkan satu lahan khusus yang bisa dimanfaatkan warga untuk belajar dan berlatih. Baik secara teori maupun praktik.” Ujarnya saat dikonfirmasi tim redaksi. Minggu, (17/7).

Masih kata AKP Suyono, soal ujian praktik maupun haling rintang ujian praktik dibuat sedemikian rupa sehingga benar-benar sama persis dengan yang ada di Ujian Sim. Bagi masyarakat awam tidak perlu khawatir karena dalam setiap kegiatan tersebut selalu didampingi oleh petugas kepolisian.

“Kita siapkan tenaga instruktur dari Unit lantas Polsek Watulimo.” Imbuhnya.

Lebih lanjut AKP Suyono menuturkan, Program Besan Sim ini buka setiap hari selama jam kerja. Lokasi Latihan itu sendiri berada tepat dibelakang Mapolsek Watulimo tepatnya di Taman Komunikasi Sahabat Kamtibmas (Mako Simas).

Untuk kendaraan sudah disiapkan namun warga juga diperbolehkan memakai kendaraan sendiri. Setiap harinya setidaknya ada dua sampai tiga orang yang mengikuti Besan Sim.

“Paling banyak hari Sabtu dan Minggu, bisa mencapai 10 sampai 15 orang.” Jelasnya.

Pihaknya berharap dengan pelatihan ini selain masyarakat yang akan mengikuti ujian Sim menjadi lebih siap dan tentu harapannya adalah lulus ujian dan bisa mendapatkan Sim sekaligus merupakan media sosialisasi tertib berlalu lintas yang berkeselamatan.

Sementara itu, Heri salah satu warga Watulimo yang mengikuti Besan Sim menuturkan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya program pelatihan ini. Menurutnya hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang belum pernah sama sekali mengikuti ujian Sim.

“Jadi lebih percaya diri, wawasan kelalulintasan juga bertambah dan pastinya lebih siap mengikuti ujian Sim” Pungkasnya.