Potret Sinergitas Polres Trenggalek Bersama Stakeholder Tangani PMK

oleh -28 views

Polres Trenggalek – Salah satu upaya Kepolisian bersama dengan stakeholder terkait dalam penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Trenggalek adalah dengan menggelar chek point atau penyekatan lalu lintas hewan ternak. Senin, (1/8).

Chek point ini dilakukan untuk mencegah keluar masuk hewan tenak yang terjangkit PMK sehingga diharapkan mampu menekan tingkat penularan di Kabupaten Trenggalek.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K. melalui Kasihumas Polres Trenggalek Iptu Suswanto, S.H., mengatakan, chek point atau penyekatan ini dilakukan secara massif di tiga lokasi yang merupakan pintu masuk Kabupaten Trenggalek yakni, kecamatan Durenan, Tugu dan Panggul.

“Kegiatan ini dilakukan setiap hari. Khusus pada hari pasaran pada penanggalan jawa, personel penyekatan kita tambah mengingat saat pasaran lalu lintas dan aktivitas jual beli hewan ternak pada sejumlah pasar hewan relatif meningkat signifikan.” Ujar Iptu Suswanto.

Pihaknya menambahkan, selain petugas kepolisian dalam pelaksanaan chek point ini melibatkan beberapa unsur stakeholder terkait seperti pesonel dari TNI, Satpol PP dan Dishub serta petugas dari dinas peternakan Kabupaten Trenggalek.

Setiap kendaraan khususnya bak terbuka yang diduga mengangkut hewan ternak akan dihentikan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak yang dibawa serta didata asal ternak dan akan dibawa kemana.

Selain kegiatan chek point, lanjut Iptu Suswanto, petugas kepolisian juga melakukan pendampingan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak pada pasar hewan dan secara aktif mendatangi kandang komunal maupun miliki pribadi warga. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secar artuib untuk memastikan tidak ada yang tertular PMK.

Disamping itu, secara mandiri jajaran kepolisian turun tangan melaksanakan edukasi kepada para peternak terkait dengan penanganan seperti menjaga kebersihan kandang dan mengetahui gejala serta apa yang harus dilakukan jika ada hewan ternak yang terjangkit PMK.

“Dari kegiatan hari ini, tidak ditemukan hewan ternak yang terpapar PMK.” Pungkasnya.