Menteri Keuangan Senang Pelaporan SPT Naik 20 Persen

oleh -49 views

Surakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai masyarakat sejauh ini masih antusias dalam membayar pajak. Hal itu ia sampaikan berdasarkan dari jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pribadi yang meningkat dari tahun lalu.

 

Peningkatan itu bahkan mencapai 20 persen, dari yang sebelumnya sebanyak 5,5 juta wajib pajak, tahun ini mencapai 6,6 juta wajib pajak.

 

“Tadi yang disampaikan Bapak Presiden adalah untuk penyerahan SPT orang pribadi kemudian jumlahnya meningkat dari tahun lalu, tadinya 5,5 ke 6,6. Jadi kenaikannya itu lebih dari 20 (persen),” kata Sri Mulyani usai mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta, Kamis (9/3/2023).

 

Dengan begitu, Sri Mulyani mengaku senang karena mengetahui bahwa masyarakat Indonesia telah melaksanakan kewajibannya. Di tambah lagi, lanjutnya, masyarakat juga mulai melakukan pelaporan SPT melalui e-Filing, yakni cara pelaporan SPT Pajak secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (DJP Online).

 

“Kita sangat senang tentu bahwa masyarakat melakukan pelaksanaan kewajiban undang-undang dan terutama melalui e-Filing,” ujarnya.

 

Sri Mulyani pun menyatakan pihaknya bakal terus mengawal pelaporan SPT oleh masyarakat sampai akhir tahun nanti.

 

“Kita akan kawal terus sampai akhir tahun,” tegas Sri Mulyani.

 

Ia juga menyampaikan bahwa penerimaan pajak secara total sampai Februari 2023, naik sebesar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia tidak membeberkan berapa angka pastinya.

 

“Untuk penerimaan pajak secara total, sampai dengan Februari, kita naik sekitar 40 persen dari tahun lalu,” pungkas Sri Mulyani

 

“Nanti saya akan ada konferensi pers khusus untuk itu. Biasanya kita lakukan minggu depan mengenai kondisi APBN seluruh penerimaan pajak,” sambungnya.

 

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke KPP Pratama Surakarta, Jawa Tengah, pada Kamis (9/3/2023). Dalam kunjungannya itu, Jokowi mengecek secara langsung kegiatan penyampaian SPT tahun 2022 yang disampaikan pada 2023 menjelang laporan SPT ditutup.

 

“Dia ingin tahu pelayanan pajak seperti apa, terutama pada saat menjelang SPT akhir tahun,” kata Sri Mulyani.

 

Adapun dalam kunjungan tersebut Jokowi didampingi oleh Menkeu Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa.