PadiMas Polres Trenggalek Sasar Sopir Angkutan Pasar Tradisional

oleh -45 views

Polres Trenggalek – Terobosan Polres Trenggalek satu ini menuai apresiasi positif dari masyarakat. Sembari berpatroli memastikan Kamtibmas kondusif di wilayah, petugas Kepolisian menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat yang ditemuinya.

Melalui program `PadiMas` yang merupakan akronim dari Patroli Dialogis bersama Masyarakat ini, petugas berupaya menggali dan menampung berbagai informasi maupun keluhan dan masukan masyaraat terkait dengan Kamtibmas, pelayanan kepolisian ataupun permasalahan lain yang terjadi di tengah masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan oleh jajaran Polsek Bendungan ini. disela-sela melaksanakan tugas patroli menyempatkan diri berdiskusi bersama sejumlah sopir angkutan pasar yang beroperasi di wilahay Kecamatan Bendungan.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K., melalui Kapolsek Bendungan AKP Bambang Dwiyanto, A.Md, S.H. menerangkan, saat berpatroli di supataran pasar desa Dompyong, pihaknya menggelar tatap muka bersama sejumlah para sopir angkutan umum.

“Ngobrol santai saja dengan bapak-bapak sopir ini. Kita tampung aspirasinya. Jika diluar kewenangan Polri nanti akan kita fasilitasi dan teruskan kepada stakeholder lainnya.” Ujar AKP Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah sopir yang hadir mengeluhkan fasilitas di lokasi pasar tradisional yang relatif minim sehingga pada saat hari pasaran khususnya Kliwon dan Pahing cukup padat dan parkir dipinggir jalan. Akibatnya arus lalu lintas menjadi tersendat bahkan macet.

Menanggapi hal tersebut, perwira yang cukup berpengalaman di dunia reserse ini menuturkan, pada hari-hari pasaran pihaknya akan mempertebal pengamanan dengan menempatkan personel lebih banyak untuk membantu pengaturan lalu lintas sekaligus pengamanan di lokasi.

“Selain itu, nanti akan kita koordinasikan baik dengan pemerintah desa maupun kecamatan agar ada tindak lanjut konkrit sehingga masyarakat pengunjung, pedagang dan pengguna jalan merasa aman dan nyaman. Roda ekonomi masyarakat pun tidak terganggu bahkan bisa menjadi nilai tambah.” Pungkasnya.